Badan Pusat Statistik (BPS), di bawah kepemimpinan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, mengelompokkan tingkat kesejahteraan masyarakat ke dalam sistem desil. Pengelompokan ini menjadi acuan penting bagi Kementerian Sosial (Kemensos) dalam menentukan sasaran program bantuan sosial. Bagi masyarakat yang ingin memastikan posisi ekonomi mereka, memahami cara mengetahui desil 1-10 2026 versi Kemensos dan BPS sangatlah krusial.
Sistem desil membagi populasi ke dalam sepuluh kelompok sama besar (masing-masing 10 persen) berdasarkan tingkat kesejahteraan. Desil 1 mewakili 10 persen penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah, sementara Desil 10 mewakili kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.
Peran BPS dan Kemensos dalam Penentuan Desil
Sebagai lembaga penyedia data statistik nasional, BPS di bawah kepemimpinan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti bertanggung jawab dalam merumuskan metodologi pengelompokan desil berdasarkan indikator sosial ekonomi yang objektif. Sementara itu, Kemensos menggunakan hasil pengelompokan tersebut untuk menyusun DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Sinergi ini bertujuan agar program-program jaminan sosial dapat disalurkan secara lebih efisien dan meminimalkan tingkat kesalahan sasaran.
Memahami Pengelompokan Desil 1 Sampai 10
Pengelompokan desil dirancang untuk mengklasifikasikan tingkat kesejahteraan rumah tangga secara terstruktur. Berikut adalah rincian dari pembagian sepuluh kelompok desil tersebut:
Begini Cara Cek Bansos PKH 2026 Tahap 3 Pakai KTP lewat HP

- Desil 1: Rumah tangga yang masuk dalam kelompok 10 persen terendah secara nasional, menunjukkan tingkat kesejahteraan yang paling minim.
- Desil 2: Rumah tangga di kelompok 10 persen kedua terendah.
- Desil 3: Rumah tangga di kelompok 10 persen ketiga terendah.
- Desil 4: Rumah tangga di kelompok 10 persen keempat terendah. Secara umum, kelompok Desil 1 hingga Desil 4 menjadi sasaran utama program perlindungan sosial dan bantuan pemerintah.
- Desil 5: Kelompok 10 persen kelima, yang berada di kategori menengah ke bawah.
- Desil 6: Kelompok 10 persen keenam, yang mewakili kelas menengah.
- Desil 7: Kelompok 10 persen ketujuh, mewakili kelas menengah yang lebih stabil.
- Desil 8: Kelompok 10 persen kedelapan, masuk dalam kategori menengah ke atas.
- Desil 9: Kelompok 10 persen kesembilan, dengan tingkat kesejahteraan yang tinggi.
- Desil 10: Kelompok 10 persen teratas dengan tingkat kesejahteraan paling tinggi atau paling mampu secara ekonomi.
Langkah Mengecek Status Desil Melalui Jalur Resmi
Untuk mengetahui posisi desil rumah tangga Anda pada tahun 2026, Anda dapat mengikuti langkah-langkah administratif resmi berikut:
1. Mendatangi Kantor Desa atau Kelurahan Data terpadu kesejahteraan sosial dikelola secara berjenjang dari tingkat terbawah. Anda dapat menemui petugas sosial atau operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) di kantor desa atau kelurahan setempat untuk menanyakan status desil rumah tangga Anda yang terdaftar dalam basis data kemiskinan daerah.
1. Memeriksa Melalui Portal Resmi DTKS Kemensos Kementerian Sosial menyediakan fasilitas pengecekan bantuan sosial melalui situs resmi mereka. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat memantau apakah nama mereka terdaftar sebagai penerima manfaat. Keberadaan nama dalam daftar ini biasanya berkorelasi langsung dengan kelompok desil bawah, khususnya Desil 1 hingga Desil 4.
Skema Baru Beasiswa BPI Kemdikbud untuk Akselerasi Akademisi Indonesia

1. Memantau Publikasi Data Agregat BPS BPS menyajikan data kemiskinan dan desil secara agregat (kelompok wilayah), bukan data individu per nama (by name by address) demi menjaga kerahasiaan data pribadi masyarakat. Informasi agregat ini dapat diakses melalui situs resmi BPS untuk melihat peta sebaran kesejahteraan di suatu wilayah secara makro.
Batasan Informasi dan Ketidakpastian Data 2026
Penting untuk dipahami bahwa data desil bersifat dinamis dan mengalami pemutakhiran secara berkala melalui musyawarah desa (musdes) atau musyawarah kelurahan (muskel). Perubahan kondisi ekonomi suatu keluarga, seperti kehilangan pekerjaan atau peningkatan pendapatan, akan memengaruhi posisi desil mereka dalam pemutakhiran data berikutnya.
Ketepatan data desil untuk tahun 2026 sangat bergantung pada proses verifikasi dan validasi di tingkat daerah yang kemudian disinkronkan oleh Kemensos dan BPS. Masyarakat disarankan untuk selalu merujuk pada saluran informasi resmi pemerintah dan berhati-hati terhadap situs web atau aplikasi tidak resmi yang meminta data pribadi dengan dalih pengecekan desil bantuan sosial.






