PT Pertamina (Persero) secara resmi mengukuhkan 540 mahasiswa dari 42 perguruan tinggi sebagai penerima Beasiswa Sobat Bumi angkatan ke-12. Pengukuhan ini menandai langkah awal bagi para mahasiswa untuk berkontribusi langsung sebagai agen perubahan dalam pembangunan berkelanjutan. Program beasiswa ini terus menarik minat yang sangat tinggi di kalangan mahasiswa, terbukti dengan jumlah pendaftar untuk Beasiswa Sobat Bumi 2025 yang mencapai lebih dari 20.000 pendaftar.
Acara Welcoming Awardee bagi para penerima beasiswa baru ini diselenggarakan pada hari Kamis, 2 Oktober. Kegiatan ini dilaksanakan secara hibrida di Pertamina Arena Jakarta dengan mengusung tema "Energi Sobat Bumi untuk Masa Depan Lestari". Acara ini dihadiri oleh Komisaris Independen PT Pertamina (Persero) Condro Kirono serta Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) Andy Arvianto. Selain itu, hadir pula President Director Pertamina Foundation Agus Mashud S. Asngari dan Rektor Universitas Airlangga (Unair) Prof. Dr. Muhammad Madyan. Partisipasi aktif juga ditunjukkan oleh kreator konten di bidang pelestarian lingkungan, Jerhemy Owen Wijaya dan Muchamad Ikhsan Destian.
Sebagai bagian dari komitmen terhadap lingkungan hidup, para penerima beasiswa diwajibkan untuk menjalankan inisiatif hijau berupa kegiatan Aksi Sobat Bumi (Aksi SoBI) dan Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI). Dalam pelaksanaan Aksi Sobat Bumi, para mahasiswa telah menanam sebanyak 6.460 bibit pohon mangrove dan tanaman darat, serta melakukan aksi pungut sampah hingga mengumpulkan 921 kilogram sampah. Mereka juga mendukung ketahanan pangan dengan memasang 204 instalasi budidaya ikan dalam ember (budikdamber) yang memuat 12.035 bibit ikan lele dan 5.123 benih sayuran.
Yayasan Karya Salemba Empat Membuka Peluang Beasiswa KSE bagi Mahasiswa Indonesia

Sementara itu, program Desa Energi Berdikari Sobat Bumi (DEB SoBI) ditargetkan akan mencakup 40 lokasi di seluruh Indonesia hingga tahun 2025. Program ini menyasar berbagai sektor penting seperti pertanian, wisata, UMKM, peternakan, hingga sanitasi. DEB SoBI terbukti memberikan dampak nyata dengan menghasilkan total energi bersih sebesar 100.524 kWh per tahun dari panel surya dan 7.344 meter kubik dari biogas. Program ini memberikan dampak positif bagi 2.678 penerima manfaat, mengurangi emisi karbon sebesar 120.008 kgCO2 eq per tahun, serta meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar hingga Rp437 juta per tahun.
Program Beasiswa Sobat Bumi ini dirancang selaras dengan arah kebijakan Asta Cita pemerintah, Sustainable Development Goals (SDGs), serta program dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Hingga tahun 2024, total penerima beasiswa ini telah mencapai 5.316 orang. Dalam pelaksanaannya, program ini telah bermitra dengan 42 perguruan tinggi dari Sumatra hingga Papua, seperti Universitas Sumatera Utara, Institut Teknologi Bandung (ITB), Sekolah Tinggi Teknologi Minyak dan Gas Bumi (STT Migas) Balikpapan, Universitas Wiralodra, dan Universitas Cenderawasih.
Pendaftaran Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen 2026 Resmi Dibuka untuk Jenjang S1 hingga S3

Keberhasilan program ini juga tercermin dari kesuksesan alumninya di dunia kerja. Salah satunya adalah Iqbal Fauzi, alumni ITB dan penerima Beasiswa Sobat Bumi angkatan ke-8. Ia kini telah berhasil berkarier sebagai Perwira di PT Pertamina Hulu Energi lewat program Bimbingan Profesi Sarjana Subholding Upstream (BPS SHU) tahun 2024. Program ini terus didukung secara penuh oleh Pertamina, sebagaimana ditekankan oleh Vice President CSR & SMEPP Management Pertamina, Rudi Ariffianto, guna menciptakan masa depan bumi yang lebih lestari.






