Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dari Kementerian Keuangan selalu menarik perhatian masyarakat, terutama ketika berkaitan dengan kalangan figur publik. Di tengah tingginya minat generasi muda untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi ternama, informasi mengenai artis penerima beasiswa lpdp kerap menjadi teladan sekaligus bahan diskusi hangat. Kendati demikian, publik terkadang mencampuradukkan status penerima beasiswa ini, sehingga klasifikasi yang jelas mengenai siapa saja yang benar-benar mendapatkan pendanaan dari pemerintah Indonesia sangat diperlukan.
Beberapa nama selebritas sempat dikabarkan menjadi bagian dari program ini, namun kemudian memberikan klarifikasi sebaliknya. Alyssa Soebandono, misalnya, secara tegas membantah bahwa dirinya adalah penerima dana bantuan tersebut. Istri dari aktor Dude Harlino ini menjelaskan bahwa dirinya bahkan tidak pernah mendaftarkan diri ke program LPDP. Riwayat pendidikan tinggi Alyssa menunjukkan bahwa ia menempuh studi sarjana (S1) di Monash University dengan biaya sendiri, sementara untuk jenjang magister (S2), ia mendapatkan beasiswa penuh langsung dari London School of Public Relations (LSPR).
Langkah klarifikasi serupa juga datang dari penyanyi Isyana Sarasvati. Pelantun lagu Tetap Dalam Jiwa ini membantah kabar yang menyebut dirinya sebagai alumni penerima beasiswa dari lembaga tersebut. Isyana memang menempuh pendidikan tinggi lewat jalur beasiswa, namun dana pendidikan yang ia peroleh bukan bersumber dari LPDP, melainkan dari pemerintah Singapura. Melalui beasiswa tersebut, Isyana menyelesaikan studinya di Nanyang Academy of Fine Arts Singapura.
Di sisi lain, terdapat sejumlah figur publik yang terbukti secara resmi menjadi bagian dari penerima program ini. Mantan artis cilik Tasya Kamila merupakan salah satu sosok yang berhasil mendapatkan beasiswa LPDP untuk menempuh pendidikan magister. Tasya mengambil jurusan Administrasi Publik di Columbia University, Amerika Serikat, dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 2018 dengan meraih predikat memuaskan atau cum laude.
Selain Tasya, penyanyi Gita Gutawa juga tercatat sebagai alumni penerima beasiswa LPDP. Setelah sebelumnya menyelesaikan kuliah sarjana di bidang Ilmu Ekonomi di University of Birmingham, Inggris, Gita melanjutkan studi S2 dengan dukungan LPDP. Ia mengambil jurusan Culture and Society di London School of Economics and Political Science (LSE) dan berhasil lulus pada tahun 2015.
Skema pembiayaan LPDP yang diterima para artis ini ternyata tidak selalu sama. Acha Septriasa, misalnya, menempuh jalur pendidikan tinggi dengan skema beasiswa LPDP sebagian (partial scholarship). Melalui skema ini, Acha dilaporkan hanya perlu membayar sekitar 20 persen dari total keseluruhan biaya pendidikannya. Dukungan tersebut membantunya menyelesaikan studi di jurusan Mass Communication di Limkokwing University of Creative Technology, Cyberjaya, Malaysia.
Melalui rincian riwayat pendidikan para pesohor ini, masyarakat dapat melihat bahwa jalur beasiswa yang ditempuh sangat bervariasi, mulai dari pembiayaan penuh pemerintah dalam negeri, beasiswa parsial, hingga beasiswa dari pemerintah asing dan institusi swasta. Pemahaman mengenai perbedaan sumber pendanaan ini penting agar tidak terjadi salah kaprah informasi di ruang publik mengenai status para artis penerima beasiswa lpdp yang sesungguhnya.






