Indonesia memperluas sistem irigasi pompa untuk meningkatkan produktivitas pertanian

Indonesia memperluas sistem irigasi pompa untuk meningkatkan produktivitas pertanian

Indonesia memperluas sistem irigasi pompa untuk meningkatkan produktivitas pertanian

Liga335 daftar – Indonesia memperluas irigasi pompa untuk meningkatkan produktivitas pertanian
Kementerian Pertanian Indonesia sedang memperkuat program irigasi berbasis pompa untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. Menteri Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa pengelolaan air yang lebih baik telah secara signifikan mengubah pola bertani, terutama di daerah dataran tinggi, sehingga meningkatkan siklus panen dari satu kali menjadi dua atau tiga kali setahun. “”Kebijakan ini merupakan kunci untuk mendorong pertumbuhan produksi tanpa bergantung sepenuhnya pada perluasan lahan,” katanya saat berkunjung ke Magelang, Jawa Tengah, pada hari Kamis.

Selama kunjungan tersebut, ia mengamati sistem irigasi berkapasitas 5.000 liter yang saat ini mengairi sekitar 20 hektar lahan, yang telah memberikan manfaat nyata bagi para petani setempat. “Ini adalah pendekatan yang sangat kreatif.

Yang dulunya hanya panen sekali kini menjadi tiga kali, karena pompa-pompa sudah terpasang,” katanya. Ia menambahkan bahwa program ini akan direplikasi secara nasional untuk mengoptimalkan daerah dataran tinggi. “Kami telah mengalokasikan hingga Rp5 triliun (sekitar US$291 juta) untuk inisiatif ini.

Jika “Jika diperluas menjadi 1 juta hektar dengan hasil rata-rata 6 ton per hektar, hal itu dapat menambah 6 juta ton padi,” katanya. Amran mengatakan program ini dilaksanakan bersamaan dengan strategi lain, termasuk pengembangan sawah baru dan optimalisasi lahan rawa, untuk meningkatkan produksi nasional. Menurutnya, langkah-langkah ini telah menghasilkan peningkatan produksi yang signifikan.

“”Langkah-langkah ini telah meningkatkan produksi secara tajam sebesar 13 persen, atau sekitar 4 juta ton,” katanya. Ia juga menyoroti program Perluasan Luas Tanam (LTT), yang berfokus pada pemanfaatan lahan secara maksimal. “Luas lahan tetap sama, tetapi intensitas penanaman meningkat, dengan potensi tiga siklus panen per hektar,” jelasnya.

Untuk mempercepat implementasi, kementerian berencana mengumpulkan para pemimpin daerah guna memastikan kebutuhan irigasi terpenuhi.