Indonesia Menargetkan Penyeimbangan Harga Beras di Seluruh Negeri

Indonesia Menargetkan Penyeimbangan Harga Beras di Seluruh Negeri

Indonesia Menargetkan Penyeimbangan Harga Beras di Seluruh Negeri

Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Ketahanan Pangan Indonesia, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengungkapkan rencana pemerintah untuk mewujudkan keadilan ekonomi melalui kebijakan penyatuan harga beras di seluruh Indonesia. “Harga beras akan diseragamkan seperti harga BBM, sehingga jika sudah ada harga BBM yang seragam di Madura, Medan, Jawa, harga beras juga akan sama.

Karena Bulog (logistik pangan) telah diberi keuntungan agar dapat mensubsidi daerah-daerah (terpencil),” kata Zulhas di Yogyakarta, Kamis, 16 April 2026. Ia menjelaskan bahwa skema harga beras ini akan mengikuti model distribusi bahan bakar minyak, di mana masyarakat di berbagai daerah dapat menikmati harga yang sama. Meskipun kebijakan harga seragam ini hanya akan diterapkan untuk komoditas beras, Zulhas menyatakan bahwa pemerintah menjamin ketersediaan pangan nasional saat ini berada dalam posisi yang sangat kuat.

Zulhas mengklaim bahwa stok beras nasional saat ini sebesar 4,7 juta ton merupakan yang tertinggi dalam sejarah Indonesia. Komoditas lain Produk hewani, seperti ikan, ayam, dan telur, juga telah dipastikan aman. Ia mengungkapkan bahwa produksi beras dalam negeri selama musim kemarau ekstrem saja dapat mencapai 30 juta ton per tahun.

Sementara itu, konsumsi beras tahunan negara ini sekitar 32 juta ton. “Kami memiliki stok 4,7 juta ton. Jadi, jika minimal 30 juta ton ditambah 4,7 juta ton,” katanya.

Zulhas juga menilai bahwa ancaman krisis pangan akibat fenomena iklim ekstrem El Nino Godzilla dan situasi geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah tidak memengaruhi cadangan beras nasional. “Insya Allah, stok beras masih aman hingga akhir 2027,” katanya. Zulhas menambahkan bahwa fokus utama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini adalah kesejahteraan rakyat di tengah ketidakpastian ekonomi.