Jakarta — Sejumlah tokoh nasional melayat ke kediaman Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga.
Di antara pelayat yang hadir adalah Agum Gumelar dan legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari penghormatan terakhir kepada almarhum yang memiliki rekam jejak panjang dalam dunia militer dan pemerintahan.
Suasana Duka di Kediaman
Suasana haru menyelimuti rumah duka sejak pagi hari. Karangan bunga dari berbagai instansi dan tokoh publik tampak memenuhi area sekitar kediaman.
Agum Gumelar menyampaikan rasa kehilangan atas wafatnya Try Sutrisno. Ia mengenang almarhum sebagai sosok disiplin dan berdedikasi tinggi dalam pengabdian kepada negara.
Sementara itu, Taufik Hidayat juga hadir untuk memberikan penghormatan, menegaskan bahwa almarhum merupakan figur nasional yang patut dikenang atas kontribusinya.
Penghormatan untuk Tokoh Nasional
Try Sutrisno dikenal sebagai tokoh militer yang kemudian dipercaya menjabat Wakil Presiden RI periode 1993–1998. Sepanjang kariernya, ia terlibat dalam berbagai fase penting perjalanan bangsa.
Kehadiran tokoh-tokoh lintas bidang di rumah duka menunjukkan besarnya penghormatan terhadap jasa dan pengabdian almarhum.
Doa dan Kenangan
Para pelayat turut mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik. Keluarga menerima tamu dengan penuh ketabahan di tengah suasana duka.
Prosesi penghormatan berlangsung tertib, dengan pengamanan dan pengaturan tamu untuk memastikan kelancaran acara.
Refleksi Atas Pengabdian
Kepergian Try Sutrisno menjadi momen refleksi atas perjalanan panjang pengabdian seorang tokoh nasional. Bagi banyak pihak, ia dikenang sebagai figur yang tegas dan berkomitmen pada stabilitas negara.
Kehadiran Agum Gumelar dan Taufik Hidayat di kediaman almarhum menjadi simbol solidaritas dan penghormatan atas jasa-jasanya.