Purbaya Bertemu BlackRock di AS: Para Investor Memperhatikan Pertumbuhan Indonesia

Purbaya Bertemu BlackRock di AS: Para Investor Memperhatikan Pertumbuhan Indonesia

Purbaya Bertemu BlackRock di AS: Para Investor Memperhatikan Pertumbuhan Indonesia

Taruhan bola – TEMPO.CO, Jakarta – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa sejumlah investor global sangat berminat untuk masuk ke pasar Indonesia setelah mendengarkan paparan mengenai kondisi ekonomi dan fiskal domestik negara tersebut. Purbaya mengadakan diskusi tingkat tinggi dengan para pemodal terkemuka ini pada Senin, 13 April 2026, selama kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat.

Di antara raksasa manajemen investasi internasional yang ditemui Purbaya adalah BlackRock, HSBC Global Asset Management, Lazard AM, Lord Abbett, dan TD Asset Management. Selama sesi tersebut, Purbaya menjelaskan secara rinci iklim ekonomi Indonesia saat ini, strategi fiskalnya, dan prospek jangka panjang untuk negara kepulauan ini. Menyikapi pertemuan tersebut, Purbaya menyampaikan hasil positif dari dialog tersebut.

“Tampaknya mereka yakin bahwa langkah-langkah dan kebijakan fiskal kita sedang menuju ke arah yang benar. Tampaknya mereka benar-benar tertarik untuk berinvestasi di Indonesia,” katanya. Mantan Ketua Dewan Komisaris LPS tersebut mencatat bahwa Para investor mengajukan beberapa pertanyaan untuk menghilangkan keraguan yang masih ada terkait stabilitas Indonesia saat ini.

Ia menceritakan bahwa sebagian dari mereka awalnya skeptis, setelah mendengar laporan mengenai pengelolaan fiskal yang bermasalah di dalam pemerintahan. “Jadi, mereka ingin memastikan bahwa laporan-laporan tersebut tidak benar dan memahami seperti apa sebenarnya kebijakan fundamental kami,” jelasnya. Penurunan prospek utang Indonesia baru-baru ini menjadi topik utama pembahasan.

Namun, Purbaya menyatakan bahwa para investor global menerima penjelasan yang ia berikan melalui teori-teori ekonomi yang disampaikan. Menteri Keuangan juga menyambut masukan mengenai cara meningkatkan komunikasi dengan investor global. Untuk memperkuat kepercayaan ini, pemerintah telah menyiapkan strategi guna memastikan pertumbuhan ekonomi sejalan dengan target anggaran negara.

“Jika Indonesia dapat tumbuh sebesar 5,5 persen pada kuartal pertama dan tetap kuat hingga kuartal kedua, hal itu akan memberi mereka keyakinan untuk memperluas investasi mereka di sini,” katanya.