Indonesia menutup rute Komodo dan Padar setelah insiden kapal pesiar
Liga335 – Indonesia menutup rute Komodo dan Padar setelah insiden kapal pesiar
Pulau Padar dan Pulau Komodo di Taman Nasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, untuk sementara waktu ditutup untuk pengunjung karena potensi cuaca ekstrem, kata otoritas pelabuhan setempat. Keputusan tersebut diambil menyusul insiden kapal wisata pada Jumat malam dan pengamatan cuaca buruk dari pos pantau di Pulau Padar, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo mengatakan pada hari Sabtu.Stephanus Risdiyanto, kepala kantor tersebut, mengatakan bahwa penutupan sementara tersebut dipicu oleh kecelakaan KM Putri Sakinah pada Jumat malam dan laporan pemantauan cuaca.
“Tadi malam, kami mengeluarkan pemberitahuan kepada para nakhoda untuk sementara waktu menutup pelayaran ke Komodo dan Padar,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa layanan Surat Persetujuan Berlayar (SPB) untuk rute Padar-Komodo akan ditangguhkan sampai kondisi membaik. Tujuh dari 11 penumpang di kapal babi d sebelumnya berhasil diselamatkan, termasuk dua turis asing asal Spanyol, seorang pemandu wisata, dan empat anak buah kapal (ABK). Tiga orang yang selamat dievakuasi dari Labuan Bajo ke Pulau Padar, sedangkan empat orang lainnya berhasil diselamatkan oleh tim SAR.
Risdiyanto mengimbau agar para pelaku pelayaran yang berada di perairan Labuan Bajo dan Taman Nasional Komodo untuk terus memantau prakiraan cuaca dan peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hingga tanggal 1 Januari 2026.”Hindari perairan yang berpotensi terjadi cuaca ekstrem di Labuan Bajo karena diperkirakan akan terjadi gelombang tinggi, arus kencang, dan angin kencang,” katanya. Ia mengimbau para nakhoda kapal untuk memastikan kelaiklautan kapal, mencari tempat berlindung saat terjadi cuaca buruk, serta berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan dan Badan SAR Nasional (Basarnas) jika kondisi memburuk.