Indonesia menjaga mimpi Piala Dunia tetap hidup setelah menundukkan China 1-0
Taruhan bola – Momen kejayaan: Penyerang tim nasional Indonesia Ole Romeny melakukan selebrasi pada 5 Juni 2025, setelah mencetak gol ke gawang China pada pertandingan putaran ketiga Grup C kualifikasi Piala Dunia 2026 di stadion utama Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat. (Antara/Bayu Pratama S) Merah Putih berhasil mengalahkan China dengan skor tipis 1-0 berkat gol penalti dari penyerang Oxford United Ole Romeny pada tambahan waktu babak pertama, sebuah gol krusial yang menjadi penentu di tengah tekanan yang semakin meningkat. I ndonesia mengamankan satu tempat di babak playoff putaran keempat kualifikasi Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) untuk Piala Dunia FIFA 2026 setelah mengalahkan China 1-0 dalam pertandingan putaran ketiga di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis malam.
Penyerang Oxford United, Ole Romeny, menjadi penentu kemenangan, mengonversi tendangan penalti di babak pertama untuk memberikan kemenangan penting bagi Indonesia. Tendangan penalti diberikan setelah tayangan video assistant referee (VAR) yang mengonfirmasi adanya kontak dengan gelandang Indonesia, Ricky Kambuaya, di dalam kotak penalti. Meskipun keputusan tersebut diperdebatkan, O le dengan tenang mencetak gol di depan 76.
000 penonton yang hadir di stadion. Gol tersebut memecah kebuntuan di babak pertama yang berjalan lamban dan pada akhirnya cukup untuk membawa Indonesia lolos ke babak selanjutnya. “Hasil adalah hal yang paling penting.
Kami senang dengan hasil ini. Setelah ini, kami akan membangun lebih banyak lagi,” kata pelatih kepala Indonesia Patrick Kluivert setelah pertandingan, seperti dikutip dari AFP. “Hal-hal yang ingin kami lihat muncul di pertandingan tadi.
Saya sangat bangga dengan tim saya,” tambah legenda sepak bola Belanda itu. Indonesia bertujuan untuk lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak memperoleh kemerdekaan pada tahun 1945. Indonesia hanya pernah tampil satu kali di Piala Dunia, saat masih menjadi jajahan Belanda dengan nama Hindia Belanda pada tahun 1938.