Indonesia mencatat surplus perdagangan dengan Iran pada tahun 2025.

Indonesia mencatat surplus perdagangan dengan Iran pada tahun 2025.

Indonesia mencatat surplus perdagangan dengan Iran pada tahun 2025.

Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Israel dan Amerika Serikat (AS) menyerang Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026. Sebagai tanggapan atas serangan tersebut, pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, menyerukan kepada semua pihak yang terlibat untuk menahan diri dan memprioritaskan dialog dan diplomasi.

Kementerian Luar Negeri juga menyatakan bahwa Indonesia bersedia memfasilitasi dialog tersebut. “Jika kedua belah pihak setuju, Presiden Indonesia bersedia berkunjung ke Tehran untuk memediasi,” kata Kementerian dalam pernyataan pada Sabtu, 28 Februari 2026. Iran merupakan salah satu mitra dagang Indonesia.

Menurut portal One Data Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia dengan Iran mencapai US$257,9 juta pada 2025. Angka ini meningkat 18,71 persen dibandingkan dengan US$217,3 juta pada tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, total ekspor Indonesia ke Iran mencapai US$249,1 juta, semuanya terdiri dari ekspor non-minyak dan gas.

Komoditas utama yang diekspor adalah buah-buahan, kendaraan dan suku cadangnya, serta berbagai c Produk kimia, lemak dan minyak hewan dan tumbuhan, serta kayu dan produk kayu. Impor total Indonesia dari Iran mencapai US$8,8 juta, terdiri dari US$0,5 juta untuk impor minyak dan gas, dan US$8,4 juta untuk impor non-minyak dan gas. Komoditas utama yang berkontribusi terhadap impor meliputi buah-buahan, mesin dan peralatan mekanik, perangkat optik, bahan kimia organik, serta mesin dan peralatan listrik.

Secara keseluruhan, neraca perdagangan Indonesia dengan Iran mencatat surplus sebesar US$240,2 juta pada tahun 2025, meningkat 23,10 persen dibandingkan dengan US$195,1 juta pada tahun sebelumnya.