Indonesia mempercepat pemulihan pasca-bencana di Sumatera Barat.
Liga335 daftar – Indonesia mempercepat pemulihan pasca bencana di Sumatera Barat
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengatakan telah mengembangkan sejumlah strategi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana hidrometeorologi di Provinsi Sumatera Barat.Menteri yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana di Sumatera tersebut mengatakan, indikator pemulihan pasca bencana di 16 kabupaten dan kota yang terdampak di Sumatera Barat menunjukkan kemajuan yang menggembirakan.“Indikator di Sumatera Barat relatif positif.
Hal ini karena kami melihat bahwa hampir semua dari 16 pemerintah daerah yang terdampak telah menerapkan kebijakan hijau,” kata Karnavian dalam pernyataan pada Rabu. Ia mengatakan data dari semua 16 kabupaten dan kota yang terdampak bencana di Sumatera Barat telah diverifikasi, termasuk indikator tambahan yang digunakan untuk menilai pemulihan pasca-bencana. Indikator-indikator tersebut meliputi ketersediaan listrik dan bahan bakar, sebagaimana tercermin oleh Operasional stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), ketersediaan LPG, konektivitas internet, pasokan air bersih, dan layanan yang disediakan oleh perusahaan air minum daerah (PDAM).
Indikator tambahan ini melengkapi lima indikator pemulihan utama yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu pemulihan tata kelola, layanan publik di bidang kesehatan dan pendidikan, akses tanah, pemulihan ekonomi, dan kondisi sosial. Karnavian mengatakan upaya percepatan kini difokuskan pada empat wilayah yang memerlukan perhatian lebih besar: Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, Kabupaten Padang Pariaman, dan Kabupaten Pesisir Selatan. Namun, ia menekankan bahwa empat wilayah yang sangat terdampak ini masih memerlukan kerja sama lintas sektor dan dukungan mutual untuk memastikan pemulihan penuh.
Selain itu, beberapa wilayah terdampak lainnya masih memerlukan perbaikan percepatan infrastruktur jalan dan jembatan, serta fasilitas air bersih dan PDAM. Karnavian menekankan pentingnya verifikasi data yang akurat oleh kepala daerah untuk memudahkan pemerintah pusat dalam. Pemerintah perlu mengidentifikasi secara tepat infrastruktur fisik dan sosial-ekonomi yang memerlukan perbaikan.
“Inilah jenis detail yang kami harapkan,” katanya. Karnavian menambahkan bahwa pemerintah telah memetakan kondisi pemulihan di 52 kabupaten dan kota yang terdampak di tiga provinsi—Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Berdasarkan pemetaan tersebut, wilayah-wilayah tersebut diklasifikasikan ke dalam tiga kategori: normal, sebagian normal, dan belum normal.