Indonesia berupaya mempromosikan Bahasa Indonesia ke kancah global melalui ekonomi kreatif

Indonesia berupaya mempromosikan Bahasa Indonesia ke kancah global melalui ekonomi kreatif

Indonesia berupaya mempromosikan Bahasa Indonesia ke kancah global melalui ekonomi kreatif

Slot online terpercaya – Indonesia berupaya mengglobalkan Bahasa Indonesia melalui ekonomi kreatif
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dan staf khusus presiden mencari cara untuk mengglobalkan Bahasa Indonesia dalam pembicaraan mengenai isu-isu strategis pada hari Rabu. Wijaya menyatakan bahwa diskusi yang dilakukannya bersama Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto dan Utusan Khusus Bidang Pengembangan Pemuda dan Seniman Raffi Ahmad tersebut berjalan produktif, dengan menekankan koordinasi lintas sektor.”Salah satu poin utama yang dibahas adalah memposisikan Bahasa Indonesia tidak hanya sebagai sarana komunikasi, tetapi juga sebagai bentuk modal kreatif dan identitas nasional untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif,” kata Sekretaris Kabinet mengenai pertemuan tersebut, seperti dikonfirmasi pada Kamis.

Sebagai identitas nasional, Bahasa Indonesia harus diglobalisasi melalui media populer seperti seni, film, dan musik, tegasnya. Wijaya menyoroti keberhasilan diplomasi lunak Korea Selatan dalam mengglobalkan Bahasa Korea th “Melalui K-pop dan film-film Korea, serta upaya Tiongkok dalam mempromosikan bahasa Mandarin ke seluruh dunia.”Korea Selatan telah memperkenalkan beberapa kata dalam bahasa Korea melalui seni, seperti ‘saranghae’ (aku mencintaimu).

Sementara Tiongkok memperkenalkan kata-kata seperti ‘ni hao’ (halo) dan ‘xie xie’ (terima kasih),” jelasnya. Ia meyakini bahwa bahasa Indonesia memiliki potensi yang sama untuk dikenal secara global melalui film, musik, dan aspek budaya lainnya. “Dari ratusan ribu kata dalam bahasa Indonesia, pasti ada satu atau dua kata yang dikenal oleh masyarakat global,” kata Wijaya.

“”Melalui musik, film, dan seni, marilah kita sebarkan budaya dan bahasa Indonesia ke dunia internasional,” katanya. Bahasa Indonesia telah diakui sebagai bahasa resmi ke-10 UNESCO pada 20 November 2023, menyusul pengesahan secara bulat Resolusi 42 C/28 selama Sidang Umum UNESCO ke-42.