Indonesia Berencana Membangun Pusat Pengolahan Bahan Bakar Jet Berbahan Dasar Hayati

Indonesia Berencana Membangun Pusat Pengolahan Bahan Bakar Jet Berbahan Dasar Hayati

Indonesia Berencana Membangun Pusat Pengolahan Bahan Bakar Jet Berbahan Dasar Hayati

Liga335 – TEMPO.CO, Jakarta – Indonesia berencana membuka fasilitas untuk mengolah minyak goreng bekas dan minyak kelapa sawit menjadi bahan bakar pesawat (avtur) sebagai bagian dari peralihan negara ini ke sumber energi alternatif. Prabowo menyampaikan hal ini saat meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik di Magelang, Jawa Tengah, pada Kamis, 9 April 2026.

Bahan bakar pesawat kini dapat dihasilkan dari minyak kelapa sawit, yang melimpah di Indonesia, katanya. “Di masa depan, avtur juga dapat dibuat dari minyak goreng bekas,” tambah Prabowo. “Dalam waktu dekat, kami akan membuka fasilitas pengolahan dan kilang untuk tujuan ini.

Kami akan berinvestasi besar-besaran di sektor ini,” katanya. Sebelumnya, dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan di Jakarta pada Rabu, Prabowo mengatakan krisis yang dipicu oleh perang yang kini dihadapi dunia merupakan peluang bagi Indonesia untuk mempercepat peralihan ke energi baru dan terbarukan (EBT) demi keamanan nasional. Presiden mempromosikan kemandirian energi dengan mengembangkan biofuel dari singkong dan jagung sebagai alternatif sebagai pengganti solar dan bensin.

Langkah ini bertujuan untuk mengurangi impor bahan bakar dengan memanfaatkan sumber daya alam dalam negeri. “Dan kita bisa menggunakan batu bara; kita bisa memproduksi solar dan bensin dari batu bara, dari singkong, dari jagung,” katanya. Prabowo mengatakan Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang kuat dan ketahanan energi untuk menghadapi krisis global, serta menambahkan bahwa negara ini relatif aman dari dampak krisis energi global karena memiliki sumber energi yang mandiri.

“Setelah ditinjau, ternyata ekonomi kita cukup kokoh,” kata Prabowo.