Tiga orang tewas dalam kebakaran di gedung pemerintah Indonesia yang diduga disebabkan oleh para demonstran
Liga335 – Setidaknya tiga orang tewas dan beberapa lainnya luka-luka dalam kebakaran yang diduga disebabkan oleh para demonstran di Pulau Sulawesi.
Setidaknya tiga orang tewas dan lima lainnya luka-luka dalam kebakaran yang diduga disebabkan oleh para demonstran di gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Indonesia bagian timur, di tengah gelombang demonstrasi besar-besaran yang melanda negara di Asia Tenggara tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Nasional Indonesia, dalam pernyataan pada Sabtu, mengonfirmasi korban tewas akibat kebakaran pada Jumat malam di Makassar, ibu kota provinsi Sulawesi Selatan, sekitar 1.
600 km (1.000 mil) sebelah timur ibu kota, Jakarta.
“Dari insiden semalam, tiga orang tewas.
Dua orang tewas di tempat kejadian, dan satu orang tewas di rumah sakit. Mereka terjebak di dalam gedung yang terbakar,” kata Sekretaris Dewan Kota Makassar, Rahmat Mappatoba, kepada kantor berita AFP pada Sabtu.
Dia menuduh para demonstran menyerbu kantor tersebut untuk membakar gedung.
Kantor berita resmi Indonesia, Antara, juga melaporkan bahwa para korban dilaporkan terjebak di dalam gedung yang terbakar, sementara bencana Pihak berwenang mengatakan dua dari korban luka mengalami cedera saat melompat keluar dari gedung.
Beberapa orang yang terluka dalam kebakaran tersebut sedang dirawat di rumah sakit, kata para pejabat.
Kebakaran tersebut kini telah dipadamkan.
Indonesia diguncang oleh protes di berbagai kota besar, termasuk Jakarta, sejak Jumat, setelah beredarnya rekaman seorang pengemudi ojek online yang ditabrak dan tewas oleh kendaraan taktis polisi dalam aksi unjuk rasa sebelumnya terkait upah rendah dan tunjangan mewah yang diduga diterima pejabat pemerintah.
Di Bandung, ibu kota Jawa Barat, gedung-gedung komersial, termasuk sebuah bank dan restoran, dilaporkan juga terbakar pada Jumat selama demonstrasi.
Di Jakarta, ratusan demonstran berkumpul di luar markas unit polisi paramiliter Brigade Mobil (Brimob) yang dituduh menabrak pengemudi ojek Affan Kurniawan.
Para demonstran melemparkan batu dan petasan, dan polisi menanggapi dengan gas air mata saat sekelompok orang mencoba merobohkan gerbang unit tersebut, yang merupakan Terkenal karena taktiknya yang keras.
Pada hari Sabtu, sebuah situs berita daring lokal melaporkan bahwa para pemuda pengunjuk rasa telah berkumpul di Jakarta dan sedang menuju markas Brimob sebelum mereka dihentikan oleh barikade.
Polisi mengatakan mereka telah menahan tujuh petugas untuk diperiksa terkait kematian pengemudi tersebut.
Jumlah demonstran yang terluka dalam kekerasan tersebut dilaporkan lebih dari 200 orang, menurut situs berita Tempo.
‘Berbeda dari demonstrasi-demonstrasi baru-baru ini’
Juan Robin, seorang jurnalis dari Narasi, sebuah media nasional, mengatakan bahwa kemarahan masyarakat terhadap polisi dan pemerintah semakin memuncak.
“Ini berbeda dari demonstrasi-demonstrasi baru-baru ini,” katanya, menambahkan bahwa polisi menggunakan gas air mata terhadap para demonstran sepanjang hari di ibu kota pada hari Jumat.
“Setidaknya tujuh halte bus di Jakarta dibakar, tetapi belum jelas siapa pelakunya.
” Robin juga mengatakan ada laporan yang belum terkonfirmasi bahwa “provokator” berada di balik insiden tersebut, bukan para demonstran.
Dia menekankan bahwa meskipun Meskipun protes-protes spontan mulai mereda secara bertahap, demonstrasi massa secara umum diperkirakan akan terus berlanjut hingga tuntutan masyarakat terpenuhi.
Protes-protes ini merupakan yang terbesar dan paling keras selama masa jabatan Presiden Indonesia Prabowo Subianto, serta menjadi ujian penting kurang dari setahun sejak ia menjabat.
Prabowo telah menyerukan ketenangan, memerintahkan penyelidikan terhadap kerusuhan tersebut, dan mengunjungi keluarga pengemudi ojek yang tewas, sekaligus memperingatkan bahwa demonstrasi-demonstrasi tersebut “berpotensi memicu tindakan anarkis”.
Jaringan kereta api mass rapid transit (MRT) Jakarta menyatakan bahwa kereta tidak berhenti di satu stasiun pada Sabtu di dekat lokasi protes Jumat, sementara layanan bus Transjakarta yang dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jakarta menyatakan tidak dapat melayani pelanggan.