Visi yang konsisten merupakan kunci bagi kemajuan Indonesia sebagai negara maju

Visi yang konsisten merupakan kunci bagi kemajuan Indonesia sebagai negara maju

Visi yang konsisten merupakan kunci bagi kemajuan Indonesia sebagai negara maju

Slot online terpercaya – Visi yang konsisten menjadi kunci kebangkitan Indonesia sebagai negara maju
Berita terkait: Para rektor universitas menandatangani perjanjian untuk memajukan agenda pembangunan nasional
Berita terkait: Indonesia dorong inovasi untuk meningkatkan daya saing global pada 2045
Jakarta (ANTARA) – Indonesia menghadapi hambatan mendasar dalam ambisinya untuk menjadi negara maju: tidak adanya visi nasional yang konsisten dan berkelanjutan di seluruh siklus politik, kata Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya Sugiarto pada hari Rabu. “Menuju status negara maju tidaklah mudah. Jika kita melihat Singapura, Korea Selatan, dan beberapa ekonomi Asia Timur lainnya, negara-negara yang berkembang pesat melakukannya karena mereka mempertahankan visi nasional yang jelas dan konsisten yang dilanjutkan oleh para pemimpin berikutnya,” kata Sugiarto dalam sebuah pernyataan.

Ia menyampaikan pernyataan tersebut saat memberikan pidato kunci pada acara talk show Kompetisi Ekonomi (KOMPeK) ke-28 yang diselenggarakan oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Sugiart o mengatakan bahwa Indonesia saat ini berada di persimpangan jalan yang kritis, dengan peluang signifikan yang diperkirakan akan muncul dalam dua dekade mendatang, namun masih dibatasi oleh tantangan utama: keluar dari apa yang disebut sebagai “jebakan pendapatan menengah”. Ia mengatakan Presiden Prabowo Subianto, bersama para menteri, ekonom, dan pemimpin bisnis, sedang berupaya mengarahkan negara ini melampaui ambang batas tersebut dan menempatkan Indonesia pada lintasan pembangunan yang lebih tinggi.

Optimisme tersebut, tambahnya, didukung oleh proyeksi jangka panjang dari lembaga-lembaga internasional seperti Bank Dunia, The Economist, dan Goldman Sachs, yang melihat Indonesia memiliki potensi kuat jika reformasi struktural terus dipertahankan. Sugiarto mengatakan prasyarat pertama bagi Indonesia untuk mencapai status negara maju adalah meningkatkan kesejahteraan ekonomi, memastikan pertumbuhan ekonomi berujung pada kemakmuran yang merata bagi seluruh penduduknya.Persyaratan kedua, katanya, adalah kemandirian ekonomi, dengan mencatat bahwa tidak ada negara besar yang dapat berkembang pesat sambil tetap sangat bergantung pada negara lain untuk sektor ekonomi intinya kebutuhan.

Ketiga, Indonesia membutuhkan kepemimpinan yang efektif, kredibel, dan kompak di semua tingkatan pemerintahan untuk memastikan kelangsungan kebijakan, disiplin dalam pelaksanaan, dan kepercayaan publik, ujarnya. Persyaratan terakhir adalah kolaborasi dan inovasi yang lebih kuat di antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat, yang menurutnya akan sangat penting untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing. “Perjalanan ini panjang dan penuh tantangan, tetapi dengan keseriusan, konsistensi, dan upaya bersama, insya Allah, hal itu dapat tercapai,” kata Sugiarto.