Teddy: Indonesia Akan Meninjau Usulan Pemotongan Gaji Menteri dalam Beberapa Hari Mendatang
Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Sekretaris Kabinet Indonesia Teddy Indra Wijaya mengatakan usulan pemotongan gaji menteri masih dalam pembahasan dan akan ditinjau dalam rapat yang dijadwalkan dalam beberapa hari ke depan.
Saat berbicara kepada wartawan di kompleks Istana Kepresidenan di Jakarta pada Selasa, Teddy mengatakan beberapa opsi terkait usulan tersebut masih dipertimbangkan.
“Intinya, ide-ide ini akan dibahas dalam rapat-rapat dalam beberapa hari ke depan,” kata Teddy.
Dia menekankan bahwa belum ada keputusan yang diambil mengenai apakah gaji menteri akan dikurangi.
“Kita lihat nanti.
Belum ada keputusan,” tambahnya.
Teddy juga menolak untuk menjelaskan lebih lanjut, dan malah mengarahkan wartawan untuk menanyakan kepada pejabat yang pertama kali mengemukakan ide tersebut.
“Tanyakan kepada orang yang menyebutkannya kemarin — siapa itu?
” katanya.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan ia tidak akan keberatan dengan kemungkinan pemotongan gaji menteri, meskipun ia menekankan bahwa keputusan apa pun akan bergantung pada Presiden Prabowo Subianto. nto.
“Kalau untuk anggota parlemen, saya tidak tahu. Tapi untuk menteri, tidak masalah — kita lihat saja keputusan Presiden,” kata Purbaya di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta pada Senin, 6 April.
Saat itu, Purbaya memperkirakan potensi pemotongan gaji bisa mencapai sekitar 25 persen.
“Mungkin sekitar 25 persen,” katanya.
Dalam pernyataan terpisah, Purbaya mengatakan pemerintah sedang mempertimbangkan untuk menetapkan target pemotongan belanja wajib bagi kementerian dan lembaga negara sebagai bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi global yang terkait dengan ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Ia mengatakan Kementerian Keuangan akan mengidentifikasi komponen belanja yang dapat ditunda, dengan langkah-langkah efisiensi difokuskan pada program-program yang dianggap memiliki dampak terbatas atau kontribusi lambat terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain memangkas anggaran program, gagasan untuk memotong gaji menteri dan wakil menteri juga muncul sebagai bagian dari upaya yang lebih luas upaya penghematan biaya tersebut.
Purbaya menyatakan dukungannya terhadap usulan tersebut, dengan menyebutnya sebagai tanda konkret solidaritas di kalangan pejabat tinggi dalam upaya mengurangi pengeluaran negara.
“Saya setuju.
Itu bagus,” katanya saat ditanya mengenai rencana tersebut.