3 Berita Teratas Hari Ini: Industri Otomotif Indonesia Bersikap Hati-hati di Tengah Lesunya Pasar Mobil

3 Berita Teratas Hari Ini: Industri Otomotif Indonesia Bersikap Hati-hati di Tengah Lesunya Pasar Mobil

3 Berita Teratas Hari Ini: Industri Otomotif Indonesia Bersikap Hati-hati di Tengah Lesunya Pasar Mobil

Slot online terpercaya – TEMPO.CO, Jakarta – Tempo English merangkum 3 berita teratas pada Minggu, 19 Oktober 2025. Berikut ini poin-poin utamanya: Industri Otomotif Indonesia Bersikap Hati-hati di Tengah Lesunya Pasar Mobil; Indonesia Turun ke Peringkat 122 dalam Peringkat FIFA Terbaru; dan Satu Tahun Prabowo-Gibran: Meningkatnya Serangan dan Ancaman terhadap Jurnalis serta Menipisnya Kebebasan Pers.

Berikut adalah daftar 3 berita teratas di Tempo English hari ini: 1. Industri Otomotif Indonesia Bersikap Hati-hati di Tengah Pasar Mobil yang Lesu Industri otomotif bersikap hati-hati dalam menetapkan harga dan target pasar di tengah ekonomi yang lesu akibat melemahnya daya beli dan ketidakstabilan ekonomi global. “Kondisi pasar tetap lesu, daya beli menurun, sehingga kita perlu lebih memperhatikan perilaku konsumen, dan mengapa mereka menunda pembelian.

Hal itu perlu dieksplorasi,” kata Kepala Pengembangan Jaringan Dealer Jaecoo Indonesia, Setia Hariadi, di Yogyakarta pada Jumat, 17 Oktober 2025. Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia mencatat d bahwa penjualan langsung ke konsumen dari Januari hingga Juni 2025 hanya mencapai 390.467 unit, turun 9,7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024.

Sementara itu, penjualan grosir, atau penjualan dari distributor ke dealer, turun 8,6 persen menjadi 374.740 unit, dibandingkan dengan angka sebelumnya sebesar 410.020 unit.

Klik di sini untuk membaca lebih lanjut 2. Indonesia Turun ke Peringkat 122 dalam Peringkat FIFA Terbaru Tim nasional Indonesia turun tiga peringkat dalam daftar FIFA terbaru yang dirilis pada Jumat, 17 Oktober 2025. Tim Garuda kini menempati posisi ke-122 di dunia, turun dari peringkat ke-119, yang merupakan salah satu pencapaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir.

Penurunan ini terjadi setelah hasil buruk pada putaran keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Selama periode tersebut, Indonesia menderita dua kekalahan, 2-3 melawan Arab Saudi dan 0-1 melawan Irak. Kedua hasil negatif ini berdampak signifikan terhadap poin FIFA Indonesia.

Meskipun menunjukkan semangat tinggi, Joey Pelupessy dan rekan-rekannya gagal menandingi pengalaman dan kualitas lawan yang jauh di atas peringkat mereka. Kekalahan tersebut tidak hanya menggagalkan perjalanan Indonesia ke babak final dan babak kelima, tetapi juga menyebabkan posisi tim nasional turun dalam peringkat dunia. Klik di sini untuk membaca lebih lanjut 3.

Satu Tahun Prabowo-Gibran: Meningkatnya Serangan, Ancaman terhadap Jurnalis, dan Menyusutnya Kebebasan Pers Pemerintahan Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan wakilnya, Gibran Rakabuming Raka, akan genap satu tahun pada Senin, 20 Oktober. Berbagai catatan, evaluasi, dan janji kampanye dipertanyakan, termasuk jaminan kebebasan pers. Mengacu pada Asta Cita, upaya memperkuat ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia serta menjamin kebebasan pers merupakan bagian dari program kerja Prabowo-Gibran dalam upaya memperkuat demokrasi.

“Namun, yang terjadi justru sebaliknya, Prabowo-Gibran menunjukkan pemerintahan yang jauh dari kebebasan pers,” kata Bayu Wardhana, Sekretaris Jenderal Indepen Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia, saat dihubungi pada Sabtu, 18 Oktober 2025.