Indonesia mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen dan memperkuat kemitraan dengan Jepang.

Indonesia mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen dan memperkuat kemitraan dengan Jepang.

Indonesia mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen dan memperkuat kemitraan dengan Jepang.

Liga335 daftar – Jakarta () – Indonesia mempercepat pengembangan ekosistem hidrogen nasional sebagai bagian dari transisi energi bersih, mendukung dekarbonisasi, keamanan energi, dan pertumbuhan industri jangka panjang dalam program Astacita Presiden Prabowo Subianto. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengatakan pada Selasa bahwa inisiatif ini sejalan dengan Strategi Nasional Hidrogen dan Peta Jalan Nasional Hidrogen dan Amonia, yang menjadi pedoman pengembangan hidrogen dan amonia di Indonesia. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi Eniya Listiani Dewi mengatakan pengembangan hidrogen penting bagi industri, transportasi, pembangkit listrik, dan sektor ekspor, sekaligus memperkuat keamanan energi nasional.

“Tahun ini, yang menjadi indikator kinerja utama saya, hidrogen hijau harus tersedia di pasar sekitar 200 ton per tahun. Kita harus mencapainya, dan kita ingin menciptakan lebih banyak,” kata Eniya dalam Forum Percepatan Pengembangan Hidrogen dan Amonia Indonesia-Jepang ke-4 di Jakarta. Dia mengatakan bahwa implementasi akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kesiapan regulasi, pengembangan infrastruktur, pertumbuhan permintaan pasar, dan pembangunan kapasitas domestik, sambil mempertahankan fleksibilitas kebijakan dan evaluasi berkala.

Rencana tersebut terdiri dari fase awal dari 2025 hingga 2034, diikuti oleh fase pengembangan dan integrasi dari 2035 hingga 2045, dan fase percepatan dan keberlanjutan dari 2045 hingga 2060. Indonesia memperkuat kerja sama dengan Jepang melalui Japan International Cooperation (JICA), menggabungkan teknologi Jepang, pengalaman proyek, dan pembiayaan dengan potensi energi terbarukan Indonesia dan prospek permintaan jangka panjang. Peta jalan kemitraan hidrogen Indonesia-Jepang diharapkan mendorong kolaborasi industri, didukung oleh pembiayaan publik dan mitigasi risiko pada tahap awal untuk mempercepat pengembangan infrastruktur hidrogen yang secara finansial layak.

Perwakilan Senior JICA Akira Sato mengatakan kebijakan pemerintah di bawah Presiden Prabowo menekankan. Meningkatkan kemandirian energi dan pangan, pertumbuhan investasi, stabilitas makroekonomi, dan pembangunan ekonomi inklusif. Sato mengatakan JICA tetap berkomitmen untuk mendukung transisi energi Indonesia, mencatat bahwa peta jalan bilateral hidrogen-amonia melengkapi kebijakan nasional Indonesia dan menggambarkan kerangka kerja praktis untuk kerja sama antara kedua negara.