15 Januari 2026 – Pembaruan protes di Iran
Liga335 – Warga Tehran tampaknya kembali ke kehidupan sehari-hari mereka hari ini, meskipun beberapa di antaranya masih waspada terhadap kemungkinan aksi militer AS setelah penindasan brutal oleh otoritas Iran terhadap demonstran anti-pemerintah. Berikut ini semua yang perlu Anda ketahui: • Rincian lebih lanjut tentang korban: Seorang anggota staf Palang Merah Iran meninggal di Iran pada Sabtu, seperti yang dikonfirmasi oleh organisasi bantuan tersebut, sementara Kanada mengatakan salah satu warganya meninggal di tangan otoritas Iran. Setidaknya 2.
400 demonstran tewas sejak protes dimulai bulan lalu, menurut kelompok hak asasi manusia berbasis di AS. • Gangguan internet: Pemadaman komunikasi yang diberlakukan oleh pemerintah masih berlaku, tujuh hari setelah dimulai, membuat hampir tidak mungkin bagi warga Iran untuk menghubungi dunia luar. Ketika panggilan internasional terhubung, tidak ada yang berani melakukan percakapan yang melampaui basa-basi biasa, menyadari bahwa mungkin ada orang lain di telepon, kata seorang warga Tehran dalam panggilan singkat pekan ini.
• Penyebaran video yang dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI) secara online: Beberapa video yang beredar online dan diklaim menunjukkan protes di Iran ternyata dihasilkan oleh kecerdasan buatan (AI), menurut sebuah kelompok pemantau disinformasi berbasis di AS. Kelompok tersebut mengidentifikasi tujuh video yang dihasilkan oleh AI yang dibagikan oleh akun-akun pro- dan anti-pemerintah, dengan beberapa klip menarik hingga 3,5 juta penonton. • Peringatan terhadap intervensi asing: Menteri Luar Negeri Turki dan China memperingatkan terhadap intervensi asing di Iran pada hari ini.
Menteri Luar Negeri China Wang Yi menambahkan bahwa Beijing dapat memainkan peran konstruktif dalam meredakan ketegangan, sementara Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan mengatakan prioritas Ankara adalah menghindari destabilisasi. Sementara itu, Menteri Pertahanan Iran Aziz Nasirzadeh memperingatkan bahwa pemerintah mungkin tidak dapat mencegah ketidakstabilan menyebar di luar perbatasannya, meskipun telah menggunakan semua kekuatannya untuk menekan “teroris bersenjata dan brutal.” • Eksekusi ditunda: Keluarga demonstran Iran yang ditahan, Erfan Soltani, mengatakan eksekusinya ditunda.
Ditunda, karena Presiden AS Donald Trump mengatakan telah menerima jaminan bahwa “pembunuhan telah dihentikan.” Namun, pihak yudisial Iran hari ini menyatakan bahwa Soltani belum dijatuhi hukuman mati, menurut stasiun televisi negara IRIB. • Sanksi baru AS: Pemerintahan Trump mengumumkan sanksi baru terhadap warga Iran yang diduga terlibat dalam penindasan dan pencucian uang hasil penjualan minyak ke pasar asing.
Langkah ini diambil saat Trump masih mempertimbangkan tindakan militer terhadap Iran. ’ Nadeen Ebrahim, Lauren Kent, Zahid Mahmood, Kit Maher, dan Helen Regan turut berkontribusi dalam pelaporan ini.